Deandre Ayton Harus Menepi Saat Melawan Utah Jazz. Deandre Ayton, pusat andalan Los Angeles Lakers, terpaksa menepi di babak kedua saat timnya bertarung sengit melawan Utah Jazz pada Minggu malam, 23 November 2025. Cedera kontusi lutut kanan ini terjadi akibat tabrakan keras dengan rookie Jazz, Ace Bailey, di kuarter pertama. Meski keluar lebih awal, Lakers tetap raih kemenangan tipis 108-106, angkat rekor mereka jadi 12-4 di puncak Barat. Ayton, yang baru bergabung via kesepakatan dua tahun senilai 16,6 juta dolar usai buyout dari Portland Trail Blazers, sedang on fire dengan rata-rata 16,5 poin dan 8,8 rebound per laga. Ini tambah daftar cedera tim, di mana LeBron James, Luka Doncic, dan Austin Reaves juga sempat absen. Pelatih JJ Redick segera angkat bicara, tekankan adaptasi skuad. Cedera ini bukan cuma pukulan buat Ayton, tapi ujian kedalaman Lakers di tengah jadwal padat. Bagaimana kronologinya, dan apa langkah selanjutnya? INFO CASINO
Kronologi Insiden: Deandre Ayton Harus Menepi Saat Melawan Utah Jazz
Insiden bermula di awal laga di Delta Center, Salt Lake City. Ayton, yang sudah catat dua rebound sebelumnya, bertarung di paint area saat Ace Bailey, rookie energik Jazz, drive keras ke keranjang. Tabrakan langsung mengenai lutut kanan Ayton, buat ia pincang dan sempat main beberapa menit di kuarter kedua. Tim medis segera tarik ia ke ruang ganti untuk pemeriksaan, diagnosis kontusi lutut—cedera memar yang biasanya butuh istirahat singkat tapi bisa bikin bengkak parah jika dipaksa. Lakers umumkan ia questionable to return di kuarter ketiga, tapi akhirnya ruled out sepenuhnya. Sebelum cedera, Ayton tampil solid meski sempat sakit ringan yang bikin ia lewatkan latihan Sabtu. Ini bukan pertama ia hadapi masalah fisik musim ini; awal November, back spasms sempat buat ia game-time decision, tapi ia power through untuk catat double-double lawan Trail Blazers. Tabrakan dengan Bailey, yang dikenal agresif, jadi momen tak terduga di laga fisik ini.
Respons Pelatih dan Tim: Deandre Ayton Harus Menepi Saat Melawan Utah Jazz
JJ Redick, di musim pertamanya sebagai pelatih, langsung tangani situasi dengan tenang. Pasca kemenangan, ia bilang: “Ia kena pukul di kakinya sejak babak pertama, dan sempat pincang main lewat itu.” Redick tak punya update detail soal timeline, tapi tekankan prioritas kesehatan jangka panjang. “Kami yakin punya opsi cukup,” tambahnya, soroti fleksibilitas skuad. Jaxson Hayes langsung ambil alih sebagai starter di kuarter ketiga, catat kontribusi solid untuk jaga keunggulan. Maxi Kleber dari bangku tambah dua poin dan tiga rebound, termasuk dunk krusial di menit akhir untuk hentikan comeback Jazz. LeBron James puji Hayes dan Kleber: “Mereka bawa fisik yang dibutuhkan.” Lakers, yang baru pulih penuh dari cedera bintang, tunjukkan kedalaman—Hayes sudah biasa rotasi, sementara Jarred Vanderbilt siap bagi menit backup. Respons ini bukti sistem Redick yang andalkan komunikasi terbuka dan adaptasi cepat, hindari panik di tengah euforia kemenangan.
Dampak Cedera Ayton
Ayton absen bukan sekadar hilang satu pemain; ia kunci pertahanan interior Lakers, dengan rating defensif tim lebih baik saat ia di lapangan. Musim ini, ia bantu rebound dan pick-and-roll mulus dengan guards, yang baru ia sebut “semakin nyaman” di wawancara baru-baru ini. Tanpa ia, beban tambah ke Anthony Davis dan James, yang sudah capek dari jadwal back-to-back. Status Ayton untuk laga Selasa lawan Clippers masih tanda tanya—evaluasi Senin akan tentukan apakah ia main atau istirahat. Jika absen lebih lama, Hayes dan Kleber harus naik level; Kleber, dengan pengalaman playoff, bisa isi peran paint protection, tapi gaya Hayes lebih atletis untuk transisi cepat. Bagi Lakers yang start kuat 12-4, ini ujian momentum—mereka sudah atasi absen tiga bintang utama sebelumnya, tapi cedera bertubi bisa ganggu perburuan home-court playoff. Di sisi positif, kemenangan tanpa Ayton tunjukkan skuad tangguh, tapi Redick khawatir: “Kami harus lebih siap lagi.”
Kesimpulan
Deandre Ayton harus menepi saat lawan Utah Jazz jadi pengingat rapuhnya basket di level elit, tapi juga bukti ketangguhan Lakers. Dari tabrakan dengan Ace Bailey hingga adaptasi Hayes dan Kleber, tim tunjukkan mengapa mereka favorit Barat. Redick, lewat respons matangnya, pastikan fokus jangka panjang—Ayton, dengan potensi besar sebagai pick pertama 2018, pasti balik lebih kuat. Penggemar Los Angeles punya alasan tenang: rekor impresif dan kedalaman skuad janjikan perjuangan panjang. Cedera datang, tapi semangat tak pudar—itu yang bikin musim ini tambah seru.