Jason Kidd Mengomentari Performa AD Lawan Lakers. Malam Jumat, 28 November 2025, Crypto.com Arena di Los Angeles menjadi panggung emosional saat Dallas Mavericks bertandang menghadapi mantan tim Anthony Davis. Kekalahan 129-119 itu bukan hanya poin hilang bagi Mavericks yang kini 5-15, tapi juga momen comeback Davis setelah absen 14 laga karena cedera betis kiri. Davis main 28 menit, cetak 12 poin, lima rebound, lima assist, dan tiga blok—performa solid tapi tak spektakuler seperti yang diharapkan. Pasca-laga, pelatih Jason Kidd beri komentar jujur: “Ia bagus di dua sisi lapangan, tapi chemistry butuh waktu. Malam ini, saya ingin ia dapat pengalaman positif.” Kidd, yang timnya lagi goyah di Barat, lihat debut ini sebagai langkah maju, meski kekalahan tambah tekanan. Di tengah musim NBA 2025/26 yang brutal, komentar Kidd jadi sorotan—bukti ia paham beban superstar seperti Davis. INFO CASINO
Performa Davis yang Solid Tapi Terbatas: Jason Kidd Mengomentari Performa AD Lawan Lakers
Davis tampil tanpa beban berlebih, tapi terlihat jelas batasannya. Dari 28 menit, ia efisien: 5-dari-9 tembakan lapangan, termasuk satu tiga angka, plus blok heroik lawan Luka Doncic yang bikin fans arena tepuk tangan. Di kuarter kedua, ia pimpin run 40-32 Mavericks dengan defense interior tajam, hapus tembakan di rim dan arahkan coverage. Tapi offense-nya terbatas: cuma 12 poin, jauh dari rata-rata 20,8 sebelum cedera. Kidd bilang, “Ia stabil di pertahanan, hapus shot di paint dan bantu transisi.” Ini debut keenam musimnya—lima laga awal sebelum absen—dan Kidd konfirmasi limit 24-27 menit untuk jaga kesehatan. Tanpa Kyrie Irving yang cedera ACL, Davis harus isi lebih, tapi chemistry dengan rookie Cooper Flagg masih mentah: Flagg tambah 13 poin, tapi turnover tim 15 kali jadi penyesalan.
Komentar Kidd: Fokus Pengalaman Positif: Jason Kidd Mengomentari Performa AD Lawan Lakers
Jason Kidd tak sembunyikan kelegaan. “Anda bicara soal salah satu pemain terbaik dunia. Chemistry saat ia kembali butuh waktu. Malam ini, saya ingin pengalaman positif, menit bagus,” katanya. Kidd, yang timnya rank 14 Barat setelah trade kontroversial Luka Doncic, lihat Davis sebagai penyelamat. “Ia bagus di dua sisi—bersama rekan di lapangan, ia beri energi.” Ini kontras ekspektasi fans: Davis target laga ini untuk comeback, tapi Kidd prioritaskan ritme daripada stat. Pasca-laga, Davis tukar jersey dengan mantan rekan Austin Reaves yang ledak 38 poin—momen manis di tengah kekalahan. Kidd tambah, “Ia tak main besok lawan Clippers; kami jaga ia sehat.” Komentar ini redam spekulasi: meski kalah, debut ini langkah maju bagi Mavericks yang butuh anchor.
Dampak Kekalahan dan Tekanan Tim
Kekalahan itu tambah luka bagi Dallas. Mereka unggul tipis setelah tiga kuarter, tapi jebol 17 poin di akhir karena turnover dan rebound ofensif Lakers. Doncic, mantan bintang mereka, drop 35 poin dan 11 assist, bikin ironi trade Februari lalu terasa pahit. GM Nico Harrison sudah dipecat 11 November, tinggalkan Kidd hadapi musim tersulit karirnya. Davis bilang, “Kami kompetitif, tapi harus grind.” Kidd setuju: “Train terus jalan; kami harus adaptasi.” Di sisi lain, Lakers sapu grup NBA Cup 4-0, amankan quarterfinal home. Komentar Kidd soal Davis jadi pengingat: tanpa Irving, tim bergantung ia untuk paint protection—rank 30 offense, tapi defense naik saat ia main.
Kesimpulan
Komentar Jason Kidd soal performa Anthony Davis lawan Lakers jadi cerita positif di tengah kekalahan 129-119—ia lihat debut itu sebagai “pengalaman bagus” yang butuh waktu chemistry. Davis, dengan 12 poin solid dan tiga blok, tunjukkan potensi anchor, meski limit menit jaga kesehatannya. Bagi Mavericks 5-15, ini langkah awal bangkit dari trade gagal dan cedera; bagi Kidd, prioritas ritme daripada hasil instan. Musim 2025/26 NBA penuh drama seperti ini, dan Davis—dengan koneksi baru ke Flagg—bisa jadi kunci. Laga besok lawan Clippers tanpa ia, tapi komentar Kidd beri harapan: fokus positif, dan kemenangan akan datang. Dallas butuh itu—atau musim ini bakal panjang.