JJ Redick Lebih Hati-hati Untuk Mainkan Hachimura. JJ Redick, pelatih kepala Los Angeles Lakers, menyatakan bahwa ia akan lebih hati-hati dalam mengatur menit bermain Rui Hachimura setelah forward asal Jepang itu mengalami cedera hamstring ringan di akhir Desember 2025, dalam konferensi pers singkat pada 13 Januari 2026, Redick menekankan bahwa tim tidak ingin mengambil risiko berlebihan meski Hachimura sudah kembali berlatih penuh dan terlihat fit, keputusan ini muncul setelah Hachimura sempat absen selama dua minggu dan tim merasakan dampaknya di lini depan, terutama saat menghadapi tim-tim dengan big man dominan, Redick menegaskan bahwa Hachimura tetap menjadi bagian penting skuad tapi prioritas utama adalah kesehatan jangka panjang agar ia bisa berkontribusi maksimal di sisa musim yang masih panjang. TIPS MASAK
Latar Belakang Cedera dan Pemulihan Hachimura: JJ Redick Lebih Hati-hati Untuk Mainkan Hachimura
Cedera hamstring Hachimura terjadi saat ia melakukan sprint defensif di laga melawan tim tamu pada 28 Desember 2025, sebuah gerakan tiba-tiba yang langsung membuatnya berhenti dan memegang bagian belakang paha kanan, tim medis segera memeriksa dan menyatakan strain grade 1 yang memerlukan istirahat serta rehabilitasi selama 10-14 hari, selama masa absen Hachimura menjalani terapi harian, latihan kekuatan ringan, serta pemantauan otot melalui ultrasound rutin agar tidak ada komplikasi, ia kembali ke latihan full contact pada 8 Januari dan terlihat lancar dalam drill shooting serta gerakan lateral, Redick memuji kerja keras Hachimura selama recovery karena ia tetap menjaga kebugaran kardio serta berat badan, sehingga pemulihan berjalan lebih cepat dari perkiraan awal, namun pelatih tetap memilih pendekatan konservatif untuk menghindari cedera ulang yang bisa mengganggu ritme tim di paruh kedua musim.
Alasan Redick Menerapkan Pendekatan Hati-hati: JJ Redick Lebih Hati-hati Untuk Mainkan Hachimura
Redick menjelaskan bahwa keputusan membatasi menit Hachimura bukan karena kurang percaya pada kondisinya melainkan strategi jangka panjang mengingat jadwal padat serta usia pemain yang sudah 27 tahun, Hachimura sebelum cedera rata-rata bermain 32 menit per laga dan menjadi starter reguler di posisi forward, tapi Redick berencana menurunkan menitnya menjadi 24-26 menit di laga-laga awal kembalinya sambil memantau respons tubuh, pendekatan ini juga memberi ruang lebih bagi pemain cadangan serta forward muda untuk mendapatkan menit sehingga kedalaman skuad tetap terjaga, Redick menambahkan bahwa Hachimura adalah salah satu pemain paling fleksibel di tim dengan kemampuan scoring dari mid-range serta rebounding di kedua sisi, sehingga ia tidak ingin mengorbankan kontribusi jangka panjang hanya demi hasil instan di beberapa pertandingan, strategi ini juga sejalan dengan manajemen menit LeBron James serta pemain veteran lain agar tim tetap sehat menuju playoff.
Dampak bagi Rotasi dan Performa Tim
Dengan pendekatan lebih hati-hati terhadap Hachimura, rotasi Lakers menjadi lebih dinamis karena Redick lebih sering memainkan kombinasi small-ball serta memanfaatkan pemain sayap yang lebih mobile, meski kehilangan menit Hachimura membuat poin di paint sedikit menurun di laga-laga awal kembalinya, tim tetap kompetitif berkat spacing lebih baik serta transisi cepat yang dimanfaatkan guard utama, Hachimura sendiri sudah tampil selama 22 menit di pertandingan pertama setelah comeback dan mencetak 14 poin dengan 6 rebound tanpa tanda-tanda cedera kambuh, Redick memuji adaptasi cepat Hachimura serta kemampuannya tetap efektif meski menit terbatas, pendekatan ini diharapkan membuat Hachimura tetap segar untuk laga-laga krusial di Februari serta Maret ketika persaingan playoff semakin ketat, sebuah langkah yang menunjukkan kematangan Redick sebagai pelatih dalam menyeimbangkan performa saat ini dengan kesehatan pemain kunci.
Kesimpulan
JJ Redick memilih pendekatan lebih hati-hati dalam memainkan Rui Hachimura setelah cedera hamstring ringan untuk memastikan forward tersebut tetap sehat dan berkontribusi maksimal sepanjang sisa musim, keputusan ini mencerminkan prioritas jangka panjang tim yang ingin menghindari cedera ulang serta menjaga kedalaman skuad di tengah jadwal padat, meski menit Hachimura dibatasi sementara, performanya yang langsung efektif setelah comeback menunjukkan bahwa pemulihan berjalan baik dan ia tetap menjadi elemen penting di lini depan, dengan strategi ini Lakers diharapkan bisa menjaga momentum positif serta posisi kompetitif di klasemen Wilayah Barat menuju playoff, sebuah langkah bijak yang bisa menjadi kunci kesuksesan di musim transisi ini.