Dilon Brooks Ungkap Cara Menang Melawan Timberwolves. Malam Jumat di Phoenix berubah jadi panggung dendam yang memuaskan bagi Phoenix Suns usai comeback dramatis 114-113 atas Minnesota Timberwolves di pekan ke-12 NBA Cup musim 2025-26. Suns bangkit dari ketertinggalan delapan poin dalam menit akhir, dengan Collin Gillespie jadi pahlawan lewat jumper penentu kemenangan di detik ke-6,4. Ini kemenangan ketujuh dari delapan laga terakhir, angkat rekor mereka jadi 10-6 dan 2-0 di NBA Cup. Sorotan jatuh pada Dillon Brooks, forward Suns yang cetak 22 poin—tertinggi tim—plus lima rebound dan dua steal, sambil terlibat adu kata sengit dengan Anthony Edwards. Pasca-laga, Brooks ungkap cara menang lawan Wolves: “Mereka bicara terlalu dini, dan saya suka itu. Saat tekanan naik, mata mereka melebar dan mereka jadi takut.” Ucapannya ini, yang sindir Julius Randle atas dua turnover akhir, jadi simbol mentalitas Suns yang tak kenal menyerah. Bagi Wolves, kekalahan ini hentikan momentum mereka di posisi keempat Barat dengan rekor 10-6. INFO CASINO
Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama: Dilon Brooks Ungkap Cara Menang Melawan Timberwolves
Babak pertama langsung panas, dengan Wolves unggul tipis berkat ledakan Edwards yang cetak 16 poin kuarter pembuka. Suns jeblok awal, cuma 21 poin dengan turnover enam kali, tapi Brooks mulai panas dari bangku—enam poin awal. Penguasaan bola Wolves capai 55 persen, rebound 15-8 unggul, bikin suasana tegang. Kuarter kedua jadi perang: Suns balik unggul 62-49 saat turun minum, tembakan lapangan 56 persen dan tiga poin 53 persen, dengan Brooks tambah delapan poin. Tapi babak kedua berubah ganas. Wolves ledak di kuarter ketiga: outscore Suns 33-19, ambil alih 82-81 masuk kuarter akhir berkat 19 poin Edwards di periode itu—tujuh dari sembilan tembakan. Suns ambruk, Devin Booker cuma enam poin babak kedua dengan delapan turnover. Kuarter empat meledak: Wolves bangun keunggulan delapan poin di 1:09 tersisa, tapi chaos Suns lahir—tiga steal dalam 26,6 detik bikin comeback. Statistik akhir: Suns 44 persen tembakan lapangan, Wolves 48 persen, tapi efisiensi akhir Suns unggul.
Ungkapan Dillon Brooks soal Mentalitas Wolves: Dilon Brooks Ungkap Cara Menang Melawan Timberwolves
Dillon Brooks tak segan ungkap strategi kemenangannya pasca-laga, fokus pada mental lawan. “Mereka bicara terlalu dini dan saya suka itu. Saat para pemain jadi terlalu percaya diri, begitu tekanan mulai panas, mata mereka melebar dan mereka mulai takut,” katanya ke media, sindir langsung Julius Randle yang bikin dua turnover krusial dan miss shot akhir. Ini bukan pertama kalinya Brooks manfaatkan trash talk: sepanjang laga, ia adu kata dengan Edwards setelah step-back three contested, tapi balas dengan empat tiga poin dari delapan upaya. Brooks cetak 22 poin dari 8-17 tembakan, plus dua steal yang pimpin run akhir Suns. Pelatih Jordan Ott puji: “Dillon bawa energi yang kami butuh—ia tak takut konfrontasi, dan itu ubah momentum.” Strateginya sederhana: paksa lawan ragu lewat pressing, lalu eksploitasi turnover. Ini cara Brooks menang: bukan cuma fisik, tapi ganggu kepala lawan.
Performa Brooks dan Dampak pada Tim
Dillon Brooks curi sorotan dengan 22 poin efisien—tertinggi tim—plus lima rebound, satu assist, dan dua steal dalam 32 menit. Ia dominan di sayap: empat tiga poin paksa Wolves bolak-balik, dan steal krusial di menit akhir beri umpan ke Jordan Goodwin untuk tiga poin yang potong defisit jadi 113-110. Ini performa keduanya musim ini di atas 20 poin, angkat rata-rata jadi 15,2 poin per laga. Collin Gillespie tambah 20 poin dari bangku—termasuk game-winner—sementara Ivica Zubac solid 18 poin sembilan rebound. Suns tunjukkan kedalaman bench—26 poin cadangan—paksa 15 turnover Wolves, termasuk enam di kuarter akhir. Bagi Wolves, Edwards heroik 41 poin dari 14-24 tembakan, tapi dua miss lemparan bebas di 12,7 detik jadi mahal. Julius Randle 18 poin tapi dua turnover akhir, Rudy Gobert 12 rebound tapi nol blok. Pelatih Chris Finch kesal: “Kami hilang eksekusi akhir, turnover bunuh kami.” Dampak luas: Suns naik ke posisi 12 Barat, Wolves tekanan di perburuan gelar.
Kesimpulan
Ungkapan Dillon Brooks soal “bicara terlalu dini” jadi kunci kemenangan Suns 114-113 atas Timberwolves, dengan comeback akhir yang tunjukkan mentalitas tak kenal menyerah. Strateginya—ganggu lawan lewat tekanan dan eksploitasi ragu—bukan sekadar kata, tapi aksi di lapangan yang beri tiga poin krusial. Bagi Ott, ini suntikan moral jelang kunjungan San Antonio Minggu nanti; bagi Finch, pelajaran pahit soal closing game. Suns, yang sempat diragukan, kini ancam mid-table Barat. Malam di Phoenix ini beri kenangan abadi—bukti basket penuh kejutan, di mana trash talk bisa jadi senjata mematikan.