OKC Berhasil Menaklukan Suns dan Masuk Semifinal. Malam Rabu yang dingin di Paycom Center, Oklahoma City, berubah jadi pesta besar bagi Thunder saat mereka hancurkan Phoenix Suns 138-89 di perempat final NBA Cup 2025. Kemenangan telak dengan selisih 49 poin ini—rekor terburuk dalam sejarah franchise Suns—langsung antar Thunder ke semifinal turnamen di Las Vegas, di mana mereka akan hadapi San Antonio Spurs atau pemenang lain. Shai Gilgeous-Alexander, MVP bertahan, santai saja cetak 28 poin dari 11 tembakan akurat dalam 27 menit, sementara Jalen Williams tambah 22 poin dan delapan rebound. Suns, yang datang tanpa Devin Booker akibat cedera groin, tak berkutik: tertinggal 26 poin di halftime dan tak pernah balik. Thunder, yang kini rekor musim 24-1—sama dengan start terbaik Warriors 2015-16—lanjutkan streak 16 kemenangan beruntun. Pelatih Mark Daigneault sebut ini bukti tim “main seperti juara, tapi masih lapar”, di tengah pertahanan gelar NBA 2025 mereka yang tak tergoyahkan. INFO SLOT
Jalannya Pertandingan yang Menggila: OKC Berhasil Menaklukan Suns dan Masuk Semifinal
Thunder langsung gaspol sejak peluit awal: kuarter pertama mereka cetak 38 poin, unggul 38-20 dengan serangan cepat yang paksa Suns turnover enam kali. Gilgeous-Alexander kendalikan tempo dengan delapan assist, sementara Chet Holmgren tambah 24 poin dan blok krusial. Suns coba balas lewat Dillon Brooks yang cetak 16 poin, tapi Thunder balas dengan run 20-6 di akhir kuarter kedua, bikin halftime 74-48. Babak kedua jadi parade: Thunder cetak 36 poin di kuarter ketiga, termasuk enam three-pointer dari Lu Dort yang bikin Suns frustrasi—bahkan Grayson Allen diusir karena dorong Holmgren saat screen. Kuarter keempat, Daigneault istirahatkan bintangnya, tapi lead malah melebar jadi 53 poin di akhir. Suns kebobolan 27 poin fast-break dan 16 dari turnover, tunjukkan betapa Thunder kuasai transisi. Ini bukan cuma menang; ini dominasi total yang bikin Suns pulang dengan luka terdalam.
Performa Bintang Thunder yang Tak Terkalahkan: OKC Berhasil Menaklukan Suns dan Masuk Semifinal
Shai Gilgeous-Alexander lagi-lagi jadi motor: 28 poin dengan efisiensi 73 persen, plus visi passing yang bikin Jalen Williams dan Holmgren bebas cetak. Williams, yang kembali dari cedera pergelangan, tambah delapan rebound dan bantu tim kuasai paint—Thunder menang rebound 52-38. Holmgren, rookie sensation, catat 24 poin dan blok tiga, lindungi rim seperti benteng. Dari bench, Ajay Mitchell tambah 12 poin, sementara Luguentz Dort tutup perimeter dengan dua steal dan tiga three-pointer. Thunder shooting 60 persen dari lapangan dan 57 persen dari luar—angka gila yang jarang terlihat. Daigneault puji kedalaman: tujuh pemain double-digit, net rating plus-39 per laga di Cup. Ini bukti skuad muda ini tak bergantung satu orang; Gilgeous-Alexander bilang, “Kami tim, bukan individu—itu rahasia streak kami.”
Dampak bagi Suns dan Rival Barat
Bagi Suns, ini mimpi buruk: kekalahan terburuk sejarah franchise, tanpa Booker, Jalen Green, dan Isaiah Livers yang cedera. Brooks berjuang dengan 16 poin dari 4-16 shooting, sementara Collin Gillespie coba spark dengan 24 poin—tapi tak cukup lawan momentum Thunder. Suns, yang finis wild card grup, kini fokus reguler season di peringkat keenam Barat, tapi moral goyah jelang laga lawan Lakers Minggu. Ini ulangi kegagalan 2024 di mana mereka tersingkir dini dari playoff. Di Wilayah Barat yang ketat, kemenangan Thunder perlebar jarak: mereka unggul 10 poin dari Nuggets dan Clippers, sementara Suns turun ke delapan. Semifinal di Las Vegas lawan Spurs—tim yang kalahkan Lakers—jadi duel neraka, tapi Thunder favorit dengan odds plus-150 untuk juara Cup. Ini angkat taruhan: Thunder incar 70 kemenangan musim ini, fondasi dinasti baru.
Kesimpulan
Kemenangan 138-89 Thunder atas Suns jadi pernyataan kuat: tim ini tak terkalahkan di NBA Cup dan siap semifinal di Las Vegas. Dari dominasi awal hingga kedalaman skuad, Gilgeous-Alexander dan kawan bukti kenapa mereka juara 2025. Suns pulang dengan luka, tapi Thunder lanjut streak historis—24-1 yang bikin sejarah. Daigneault punya alasan bangga: ini bukan akhir, tapi awal pertahanan gelar yang ganas. Penggemar Thunder punya pesta panjang; semifinal nanti bisa konfirmasi tak terkalahkan mereka. Pantau Las Vegas, karena Thunder siap raja lagi.